Kisah Kasih Duniamu

"…apalah arti sebuah kisah bila tidak ada kasih di dalamnya…"

syukurilah

Mendengar anggota keluargaku ngomel-ngomel dirumah,
berarti aku masih punya keluarga yang utuh

Merasa lelah dan pegal linu setiap sore,
sebab itu berarti aku mampu bekerja keras.

Membersihkan piring dan gelas kotor setelah
menerima tamu dirumah,
karena itu berarti aku dikelilingi teman-teman.

Pakaianku terasa agak sempit,
karena itu berarti bahwa makanku cukup kenyang.

Mencuci dan menyetrika tumpukan baju,
sebab itu berarti aku memiliki pakaian.

Membersihkan halaman rumah, membersihkan jendela,
memperbaiki talang dan got,
karena itu berarti aku memiliki tempat tinggal.

Duduk kembali di kantor, berarti masih ada perusahaan
yang mau memperkerjakan aku
bahkan perusahaan masih mampu membayar gaji
setiap bulannya.

Mendengar nyanyian suara yang fals,
karena itu berarti aku bisa mendengar.

Mendengar bunyi jam alarm dipagi hari,
sebab itu berarti aku hidup.
……………..

Akhirnya…
aku perlu bersyukur mendapatkan e-mail ini,
karena tidak sadar aku masih memiliki teman
yang peduli padaku.

jadi kubagikan ini kembali
untuk semua yang sempat membacanya
Semoga bermanfaat

Share/Bookmark

28 Juli 2010 - Posted by | Pribadi, Renungan | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: